
Keterangan : Ibu Waryanti, S.Pd.I, Ibu Sri Asrowi Mawarti, S.Pd, Bpk. Amal Sae, S.Pd., Ibu Rr. Sri Surmiyati, S.Pd (Kepala Sekolah), Bpk. Ir.H. Harjanto (Ketua Komite), Ibu. Dra.Widarti, Ibu Okna Indrianti, S.Pd., Ibu Titik Saryati, M.Pd.
Mengasah Kreativitas, Menumbuhkan Kolaborasi, dan Mewujudkan Lingkungan Sekolah yang Inspiratif
Dalam rangka mengembangkan kreativitas, bakat, dan potensi seni peserta didik, kegiatan kokurikuler kesenian dilaksanakan melalui aktivitas membuat mural di dinding selatan sekolah. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran yang memberikan ruang bagi murid untuk mengekspresikan ide, imajinasi, serta kepedulian terhadap lingkungan sekolah melalui karya seni visual. Kegiatan kokurikuler kesenian ini dikoordinatori oleh Bapak Amal Sae, S.Pd. Dengan semangat kebersamaan dan kreativitas, para murid terlibat secara aktif dalam proses pembuatan mural yang diharapkan mampu memperindah lingkungan sekolah sekaligus menghadirkan suasana belajar yang lebih menarik dan inspiratif. Kegiatan ini dilaksanakan dalam 5 hari dimulai tanggal 26 Oktober 2026 – 30 Oktober 2026.
Mural merupakan salah satu bentuk seni rupa yang memanfaatkan bidang dinding sebagai media untuk menuangkan gagasan dan ekspresi artistik. Melalui kegiatan ini, murid diberikan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan menggambar, memadukan warna, menyusun komposisi, serta menciptakan karya yang memiliki nilai estetika. Dinding selatan sekolah dipilih sebagai media berkarya. Area yang sebelumnya menjadi bagian dari lingkungan sekolah kini dimanfaatkan sebagai ruang ekspresi seni yang dapat dinikmati oleh seluruh warga sekolah. Dalam proses pembuatannya, murid belajar menuangkan ide menjadi sebuah karya nyata. Setiap goresan warna dan bentuk yang dihasilkan menjadi bagian dari proses pembelajaran yang menyenangkan sekaligus bermakna. Kegiatan ini juga memberikan pengalaman kepada murid bahwa seni tidak hanya dapat dinikmati melalui media kertas atau kanvas, tetapi juga dapat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari dan lingkungan sekitar.
Belajar Berkolaborasi dan Bertanggung Jawab
Pembuatan mural tidak hanya berfokus pada hasil akhir berupa gambar yang indah, tetapi juga pada proses pembelajaran yang berlangsung selama kegiatan. Murid belajar bekerja sama, berbagi tugas, menghargai pendapat teman, serta menyelesaikan pekerjaan secara bersama-sama. Proses tersebut menumbuhkan sikap gotong royong, tanggung jawab, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap lingkungan. Melalui arahan dan pendampingan koordinator kegiatan, Bapak Amal Sae, S.Pd., murid memperoleh pengalaman dalam mengembangkan kreativitas sekaligus memahami pentingnya menjaga kualitas karya dan keselamatan selama proses berkesenian. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pembelajaran dapat berlangsung secara menyenangkan melalui pengalaman langsung, interaksi, dan kolaborasi antarmurid.
Mural sebagai Wujud Kepedulian terhadap Lingkungan Sekolah
Kehadiran mural di dinding selatan sekolah diharapkan mampu memberikan suasana baru yang lebih indah, berwarna, dan inspiratif. Karya seni yang dihasilkan menjadi bentuk kontribusi nyata murid dalam menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman dan menyenangkan. Selain memperindah lingkungan, mural juga dapat menjadi media penyampaian pesan positif. Melalui karya seni, murid dapat menyampaikan gagasan tentang nilai-nilai kehidupan, semangat belajar, persahabatan, kepedulian, serta pentingnya menjaga lingkungan. Dengan demikian, mural tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga nilai edukatif yang dapat memberikan inspirasi bagi seluruh warga sekolah.
Berkarya untuk Menginspirasi
Kegiatan kokurikuler kesenian melalui pembuatan mural di dinding selatan sekolah menjadi pengalaman berharga bagi murid dalam mengembangkan potensi diri. Kegiatan ini memberikan ruang bagi murid untuk berkreasi, berkolaborasi, dan berkontribusi secara nyata terhadap lingkungan sekolah. Melalui pendampingan Bapak Amal Sae, S.Pd., diharapkan kegiatan ini mampu menumbuhkan kecintaan terhadap seni, meningkatkan rasa percaya diri, serta membangun karakter murid yang kreatif, mandiri, dan bertanggung jawab. Karya mural yang dihasilkan bukan sekadar hiasan dinding, melainkan cerminan semangat, kebersamaan, dan kreativitas generasi muda dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang lebih indah dan inspiratif.
Dari kreativitas lahir karya, dari kebersamaan tumbuh inspirasi, dan dari seni tercipta lingkungan sekolah yang penuh makna.

Leave a Reply